Allow Kang Bayu,
Sepertinya menarik neh kalo buat skripsi tentang burung.
Jujur saja, kalo penelitian tentang burung saya blum pernah, tapi klo moto burung seh udah pernah.
Untuk mengakali foto burung di area luas seperti yg sering dihadapi Kang Bayu, sepertinya bisa di jabarkan sbb :
1. Gear
Kalo gear kita mumpuni dalam artian kita punya kamera en lensa tele (contoh canon 100-400 ato sigma 170-500 seperti milik kang swiss…^_^) sepertinya kendala ini sudah teratasi dengan sendirinya, tinggal ditambahkan Extender maka jangkauannya lebih mantap lagi. Namun jika gear kita hanya kamera poket, mungkin bisa dicoba digiscoping
2. Pemilihan waktu
Biasanya waktu paling mantap untuk foto burung adalah pagi hari en sore karena cahaya matahari belum / tidak terlalu harsh dan juga waktu tersebut biasanya adalah jam-jam makan burung, jadi bisa rame seh….nah sebelum waktu tersebut, kita dah standby di lokasi, dan agar burung ga kaget mending kita pakai pakaian yg tidak menyolok
3. Lokasi
Biasanya dalam 1 area luas pasti ada pohon tertentu yg sering dihinggapi burung, kita bisa mendekati pohon tersebut dengan berbagai trik, kalo siang kita coba dekati tapi burungnya kabur, bisa dicoba malam hari pake tenda kamuflase dan bersembunyi didalamnya (klo ini sy belum pernah coba sehh…..hehehe)
4. Kesabaran, timing, nalar
Inilah kunci untuk mendapatkan foto wildlife termasuk burung, karena dibutuhkan kesabaran luar biasa, timing yg tepat dan nalar kita untuk menjepret, biasanya seh sya klo dah dapat target masuk jangkauan langsung jepret nonstop….karena setiap gerak burung / momen sangat penting
Mengenai jebakan, mungkin bisa dicoba tips2 para pakar foto burung, biasanya seh diberi umpan agar burung2 tersebut turun makan, coba di baca di http://www.digital-photography…..ar-feeders
Untuk sementara itu aja dah yg bisa tulis…
klo dah ingat lagi baru posting lagi….hihihihihi
Yukkk marekkkk
Dennis.K
[...] Informasi dan Pendaftaran EKSPEDISI FOBI 2012 [...]