Macaca fascicularis - Jantan - Tinjomoyo 1







FOBI - Foto Biodiversitas Indonesia

Situs
Basisdata
Foto
dan
Komunitas
Pemerhati
Keanekaragaman
Hayati
Indonesia

Forum | Pasar Satwa Yogyakarta

You must be logged in to post
Search Forums:


 






Pasar Satwa Yogyakarta

UserPost

20:02
02/08/2010


Panji Gusti Akbar

Yogyakarta

Kontributor

posts 37

21

maksudnya tidak perlu menjadi seorang birdwatcher untuk menjadi penyayang burung, begitu mas Batak?

Be wise and let the Wild be the Wild

00:58
08/08/2010


Dennis Kututung

Sorong, Papua

Kontributor

posts 103

22

wahhh..kalo udah bahasannya UUD….berat neh….yg penting jangan Ujung-ujung nya Duit aja…..qiqiqiqiqi…..

Kang Panji……mungkin tipis2 lah perbedaan penyayang en pengamat….

Birdwatcher = pengamat burung

Birdlover (betul ga neh??…) = penyayang burung

dari penjabaran arti pengamat en penyayang aja dah beda….Laugh…….

nah pengalamanku mengamati lingkungan kehidupan sekitar…….penyayang burung belum tentu adalah pengamat burung…..namun kalo pengamat burung…sudah tentu mencintai burung……..LaughWink

Save this EARTH..!!!! Now or NEVER….!!!!nIzakod Bekai, Izakod Kai

10:36
10/08/2010


Panji Gusti Akbar

Yogyakarta

Kontributor

posts 37

23

Hahaha.. setuju Kang denis….

Be wise and let the Wild be the Wild

02:13
20/08/2010


asmanadi

Bogor

Kontributor

posts 44

24

Ikut nimbrung walaupun sudah telat karena ini pembahasanya sudah lama,…


Kalau yang terjadi dengan penjualan elang di pasar satwa jogja tidak mungkin kalau BKSDA tidak TAHU,.. apalagi kalau jualanya dipajang terang-terangan(kecuali malem ga pake lampu),… pasti TAHU atau pura-pura Gak Tahu,..

Ok,.. sekedar berbagi pengalaman. Lapor ke Pihak yang berwenang(BKSDA) itu yang harusnya dilakukan. Perkara ditindak lanjuti apa tidak itu perkara lain terhgantung gimana kita ngelapore,.. nek nglapore karo misuh2 po di barengin protes ada kemungkinan disita,…

Kemudian kalau bicara tentang PP. 7 atau 8 dan dibilang itu LEGAL, mungkin bisa di bantu dengan UU No.5 Th. 1990 Pasal 21 Ayat 1 dan 2 karena UU dan Pasal serta ayatnya sudah jelas menyebutkan bahwa perdagangan satwaliar diindungi itu ILLEGAL…

Nah,.. masalah pelihara burung,.. pada awal menjadi pengamat burung mungkin Idealisme masih tinggi ya bahwa mencintai burung itu akan lebih bijak dengan membiarkan mereka terbang bebas di alam. Tapi kemudian memelihara yang kemudian itu bisa menghasilkan Rupiah perbedaanya antara Idealis vs ekonomis,…


"Iki Komentar opo aku yo mbuh ga mudeng". heheheCool

Let's save our Biodiversity for the future,..

11:51
02/09/2010


ige

jogja

Kontributor

posts 97

25

Hahahaha….mantapp…asyikkk nih…

@ Bioders Batak: kalau bicara moral seperti kau bilang lah…relativitasnya pada personal…tidak ada "kebenaran" dan "kesalahan" atau "surga" dan "neraka"…itu pilihan choy….kau bisa bilang memelihara burung tidak bermoral tapi orang lain bisa mengatakan sebaliknya…

@ Bioders asman: UU no.5 th. 1990 secara yang tertulis bisa dimaknai begitu…memelihara satwa yang dilindungi adalah illegal…urusan penegakan ada di pemerintah…sebagai masyarakat tentu saja bisa berpartisipasi, yang salah satunya dengan memberikan laporan. Bentuk partisipasi yan lain adalah dengan mengkritisi undang-undang itu dan melakukan advokasi demi "kemaslahatan" warga negara….karena sebuah kebijakan semestinya berasal dari masyarakat…bukan begitu???

pertanyaannya, apakah menjadikan semua jenis burung pemangsa sebagai satwa dilindungi sudah sesuai dengan pasal 20 ayat 2 ??? ini cuplikannya:

BAB V

PENGAWETAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA  

Pasal 20


(1)   Tumbuhan dan satwa digolongkan dalam jenis

        a. tumbuhan dan satwa yang dilindungi;

        b. tumbuhan dan satwa yang tidak dilindungi.

(2)   Jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi sebagaimana dimak sud dalam ayat (1) digolongkan dalam

        a. tumbuhan dan satwa dalam bahaya kepunahan;

        b. tumbuhan dan satwa yang populasinya jarang.

(3) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.


Ketentuan ini juga mensyaratkan LIPI punya data kan? yang mestinya juga diatur dalam PP ketentuan tentang cara data itu tersedia. tapi PP ini sampai saat ini belum pernah dibuat (padahal undang-undangnya udah 20 tahun umurnya). Ini kalau kita melihat dari sisi peraturan undang-undang tentunya…bukan dari sisi moral seperti yang batak bilang.

@ Bioders Dennis: wah….duit itu juga salah satu indikator "kekayaan" hayati kan? hehehe…bagi awan seperti saya tentunya….mungkin kalau bagi taksonomis…"kekayaan" hayati memang cukup dalam jumlah jenis?

@ Bioders Panji: pernah denger twitcher kan? coba kapan-kapan cari pengamat burung model ini…mereka yang hanya mengejar daftar jenis…ngak peduli burung yang telah mereka list punah atau tidak…malah mungkin akan senang kalau jenis yang telah mereka list punah…karena akan menjadikan peluang orang lain men-twich hilang…hehehe….mungkin ya…atau para pengamat burung yang fanatik dan kemudian selalu membawa play back tape untuk bisa melihat jenis yang mau mereka lihat…beberapa orang percaya play-back tape dapat mengganggu perilaku berbiak….


@ bioders zul: wah…bisa diangkat jadi nabi pengamat burung nih…sudah membawa "pendosa" ke jalan yang benar…hehehe…keep the fight !!! 


menurutku sih…dunia ini terlalu luas untuk hanya didominasi oleh satu pilihan cara dalam mengelola, menikmati, dan menyayangi keragaman hayati…bukankah keragaman itu awal dari keseimbangan?

Pelestari sebenar-benarnya adalah pengambil manfaatnExploitator adalah pengambil manfaat sesaat

10:08
05/09/2010


okadwip

Guest

26

ra tau melu-melu sing penting njedul..hehe


aku setuju ro ige. lan saiki tak melu kontribusi liwat tulisan populer yah. sak isa-isa ku lah.

bagi yang mudik pake garuda airlines, jangan lupa bawa majalah inflightnya pulang. ada tulisan tentang pengamatan burung di bali tuh..


salam keseimbangan..hehe Smile

13:16
06/09/2010


imam

jogja

Kontributor

posts 142

27

okadwip said:

bagi yang mudik pake garuda airlines, jangan lupa bawa majalah inflightnya pulang. ada tulisan tentang pengamatan burung di bali tuh..


salam keseimbangan..hehe Smile


Selamat bergabung di forum Pak Dokter…

Weh, karyanya udah tampil lagi di majalah? Keren… keren…

Inspirasi itu semoga segera menular ke saya dan Bioders yang lain. Amin.


Salam

15:44
06/09/2010


ige

jogja

Kontributor

posts 97

28

wooo…mentang-bentang bar honeymoon diongkosi ro garuda nang Bali….

mesti mbayare garuda nggo tulisan kuwi…kqkqkqkq…OTT dikit ah…

Pelestari sebenar-benarnya adalah pengambil manfaatnExploitator adalah pengambil manfaat sesaat

04:23
08/09/2010


Batak

Jogjakarta

Kontributor

posts 56

29

Diskusi yang tambah menarik, "menurutku sih…dunia ini terlalu luas untuk hanya didominasi oleh satu pilihan cara dalam mengelola, menikmati, dan menyayangi keragaman hayati…bukankah keragaman itu awal dari keseimbangan". Buat saya itu lah yang namanya pilihan. Berbeda pilihan akan memberikan banyak warna dalam perkembangan bumi, tentunya dengan konsekuensinya masing-masing. Cool. pak dokter: ndang punya momongan………………..isunya mau meluncur ke Malay toh????? mantap

12:24
08/09/2010


Panji Gusti Akbar

Yogyakarta

Kontributor

posts 37

30

@bioders Pak Ige: Wah, berarti saya belum menjadi Twitcher yang professional.. ya sudah, jadi Birder atau Dude saja..

Be wise and let the Wild be the Wild

17:53
20/09/2010


ige

jogja

Kontributor

posts 97

31

@ Bioders panji: lho kok? seperti kata batak…menjadi twitcher juga bukan berarti buruk! itu pilihan… yang pasti tidak ada pilihan yang sempurna karena setiap pilihan punya banyak sisi untuk dipandang…


@ bioders batak: meminjam kalimat bioders dennis," yukkkk…mareeeee……" dan setiap kali jantung berdetak kita dihadapkan pada sebuah pilihan…memilih adalah bukti masih adanya kehidupan !!!

Pelestari sebenar-benarnya adalah pengambil manfaatnExploitator adalah pengambil manfaat sesaat

22:06
21/09/2010


Panji Gusti Akbar

Yogyakarta

Kontributor

posts 37

32

ige said:

@ Bioders panji: lho kok? seperti kata batak…menjadi twitcher juga bukan berarti buruk! itu pilihan… yang pasti tidak ada pilihan yang sempurna karena setiap pilihan punya banyak sisi untuk dipandang..



Memang begitu pak, tapi kalau ditinjau dari sisi ekonomi menjadi twitcher juga ada bahayanya.. cuman gara-gara ngotot mau menambah life-list kita sampai menghabiskan uang yang tidak sedikit….. itulah mengapa saya pindah jadi birder saja…:-)

Be wise and let the Wild be the Wild

08:50
22/09/2010


ige

jogja

Kontributor

posts 97

33

Cendrawasih Panji said:

ige said:

@ Bioders panji: lho kok? seperti kata batak…menjadi twitcher juga bukan berarti buruk! itu pilihan… yang pasti tidak ada pilihan yang sempurna karena setiap pilihan punya banyak sisi untuk dipandang..



Memang begitu pak, tapi kalau ditinjau dari sisi ekonomi menjadi twitcher juga ada bahayanya.. cuman gara-gara ngotot mau menambah life-list kita sampai menghabiskan uang yang tidak sedikit….. itulah mengapa saya pindah jadi birder saja…:-)


wah…sepertinya kau terlalu cepat dewasa Nji….kecil-kecil sudah berani menentukan pilihan dengan alasan yang tegas lagi ! yah…selamat menikmati pilihanmu ya….

Pelestari sebenar-benarnya adalah pengambil manfaatnExploitator adalah pengambil manfaat sesaat

01:06
23/09/2010


Panji Gusti Akbar

Yogyakarta

Kontributor

posts 37

34

Hahaha.. sudah dilatih di Klub Debat pak :-)

Be wise and let the Wild be the Wild


About the Foto Biodiversitas Indonesia forum

Most Users Ever Online:

21


Currently Online:

faisalahmad.ssi

3 Guests

Forum Stats:

Groups: 3

Forums: 14

Topics: 99

Posts: 1049

Membership:

There are 759 Members

There have been 2 Guests

There is 1 Admin

There are 8 Moderators

Top Posters:

asmanadi - 44

Panji Gusti Akbar - 37

Boas Emmanuel (Jakarta Birder) - 23

Nur Haryadi - 16

the_moon - 15

Zulqarnain - 15

Administrators: admin (66 Posts)

Moderators: admin (66 Posts), swiss winnasis (147 Posts), imam (142 Posts), Kang Bas (129 Posts), Dennis Kututung (103 Posts), ige (97 Posts), Batak (56 Posts), fobi (-1 Posts)




Comments are closed.