Nepenthes - Kotawaringin Timur 1a







FOBI - Foto Biodiversitas Indonesia

Situs
Basisdata
Foto
dan
Komunitas
Pemerhati
Keanekaragaman
Hayati
Indonesia

International Day for Biological Diversity: Water & Biodiversity

International Day for Biological Diversity: Water & Biodiversity

Air sangat penting bagi kehidupan. Tidak ada makhluk hidup di planet bumi dapat bertahan hidup tanpanya. Hal ini merupakan prasyarat bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia serta untuk pelestarian lingkungan.

Tema Air dan Keanekaragaman Hayati yang dipilih bertepatan dengan penunjukan oleh PBB tahun 2013 sebagai Tahun Internasional Kerjasama Air (International Year of Water Cooperation). Air dan Keanekaragaman Hayati adalah tema untuk Hari Internasional untuk Keanekaragaman Hayati (International Day for Biological Diversity - IDB) pada tahun 2013. Penetapan IDB 2013 dengan tema air memberikan anggota Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity - CBD) dan masyarakat luas kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah ini penting, dan meningkatkan tindakan positif.

Mari kita jaga dan selamatkan perairan serta keanekaragaman hayati kita !

Unduh booklet IDB 2013 (low res - Inggris)

Did you like this? Share it:

Naga Terbang Wendit: Keanekaragaman Capung Perairan Wendit

buku-capung-wendit

Setelah melalui upaya keras dan berliku selama beberapa tahun, akhirnya telah terbit buku “Naga Terbang Wendit: Keanekaragaman Capung Perairan Wendit, Malang, Jawa Timur”. Buku yang diterbitkan oleh Indonesia Dragonfly Society (IDS) ini, menampilkan keanekaragaman capung yang ada di kawasan perairan Wendit Jawa Timur.

ids-logo1Dalam buku setebal 164 halaman ini, memuat tidak kurang dari 31 jenis capung yang bisa dijumpai di Wendit. Dilengkapi dengan foto dan ilustrasi yang cukup bagus, menjadikan buku ini cocok untuk identifikasi lapangan. Deskripsi mengenai ciri morfologi, kebiasan dan habitat, makin memperjelas bagi pembacanya.

Tak hanya dari sisi taksonomi, dalam terbitan ini dipaparkan pula biologi dasar capung. Dilengkapi pula dengan status capung dalam peta biodversitas Indonesia. Seluk beluk mengenai Wendit, lingkungannya, sejarah dan budaya tak lupa disertakan.

Pada tanggal 10 Mei 2013, telah secara resmi diluncurkan, bertempat di PSL Sanata Dharma, Yogyakarta. Untuk rekan bioders yang berminat memiliki buku ini dapat menghubungi langsung IDS, melalui laman facebook Odonata Nusantara.

Peluncuran buku Capung Wendit

Peluncuran buku Capung Wendit

Did you like this? Share it:

4th Annual Baluran PLN Birding Competition 2013

Baluran PLN Birding Competition 2013
4th Annual Baluran-PLN Birding Competition

“Save the Last for Best”

Unduh formulir pendaftaran lomba pengamatan burung

Unduh formulir pendaftaran lomba fotografi

KRITERIA UMUM LOMBA:

Perlombaan dibagi menjadi dua macam: Pengamatan Burung dan Fotografi Burung.

FOTOGRAFI

1. Diikuti oleh individu, dan bersifat umum.
2. Tiap peserta membawa peralatan masing-masing, dengan spesifikasi tidak dibatasi.
3. Diperbolehkan membawa alat-alat pendukung seperti pemancing/penarik perhatian burung, tenda kamuflase, dll.
4. Hasil foto yang dilombakan adalah yang diperoleh sepanjang waktu lomba tanggal 27-28 Juni 2013, dengan lokasi lomba di Lembah Kacip. Apabila ada peserta yang tidak berkenan di Kacip segera menghubungi panitia saat mengirimkan form pendaftaran via email.
5. Salah satu kriteria yang bias mempengaruhi hasi lpenilaian adalah tingkat kelangkaan jenis dan tingkat kesulitan lokasi, selebihnya kriteria-kriteria umum fotografi.
6. Hasil karya foto akan menjadi hak panitia dan akan digunakan untuk kepentingan Taman Nasional Baluran dengan hak cipta milik fotografer yang bersangkutan.
7. Tiap peserta diperkenankan mengumpulkan foto maksimal:Kategor burung : 4 frame
Kategori Flora : 1 frame
Kategori fauna : 1 frame
Kategori landscape : 1 frame

8. Panitia berhak melakukan ferifikasi atas keaslian foto yang didapat, dan panitia berhak melakukan diskualifikasi apabila terjadi kecurangan setelah berkonsultasi dengan dewan juri.
9. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak bias diganggu gugat.

PENGAMATAN BURUNG

1. Peserta berbentuk tim dengan jumlah tiap tim 3 orang
2. Peserta bebas: umum, mahasiswa/pelajar.
3. Masing-masing tim wajib mengumpulkan hasil lomba berupa TULISAN/ARTIKEL sebanyak 1 buah.
4. Artikel bias bersifat populer, semi-ilmiah atau ilmiah.
5. Tema artikel tentang Burung-burung di Taman Nasional Baluran.
6. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan antara lain kejelasan tulisan (terbaca), selebihnya berdasarkan kriteria-kriteria dasar penulisan.
7. Setiap artikel harus dilampiri sketsa burung yang sesuai dengan tema artikel yang dipilih.
8. Penulisan artikel dilakukan secara manual (tulis tangan) pada kertas yang disediakan oleh panitia.
9. Panjang artikel terdiri dari 3000 s/d 5000 karakter.
10. Setiap artikel akan menjadi hak panitia dan akan digunakan untuk kepentingan Taman Nasional Baluran tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pemiliknya. Hak cipta tetap menjadi hak pemilik artikel.
11. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak bias diganggu gugat.

NB: Peraturan dan tata cara teknis akan disampaikan lebih lanjut pada sesi briefing di Bekol pada tanggal 26 Juni 2013 malam.

HADIAH

a)      Fotografi Burung

Juara 1 sebesar Rp. 15 juta, Piala Dirjen PHKA, Sertifikat
Juara 2 sebesar Rp. 9 juta, Piala Kepala Dishut Propinsi Jatim, Sertifikat
Juara 3 sebesar Rp. 7 juta, Piala Direktur KKH, Sertifikat

Juara Favorit kategori Fauna (non burung ) Rp. 3 juta, Sertifikat
Juara Favorit kategori Flora Rp. 3 juta, Sertifikat
Juara Favorit kategori landskape Rp. 3 juta, Sertifikat

b)      Pengamatan Burung

Juara 1 Rp. 12 juta, Piala Bupati Situbondo, Sertifikat
Juara 2 Rp. 9 juta, Piala Kepala Balai TN Baluran, Sertifikat
Juara 3 Rp. 6 juta, Piala PLN, Sertifikat
Juara Favorit Rp. 3 juta, Sertifikat

Hadiah Doorprize dengan total nilai Rp. 10 juta

DEWAN JURI

1.  Pengamatan burung dan penulisan artikel:

a.   Karyadi Baskoro (Akademisi)
b.   Imam Taufiqurrahman (NGO dan Penulis Lepas)
c.   M. Yusuf Sabarno (PEH Taman Nasional Baluran)

2.   Fotografi

a.   Riza Marlon (Fotografer Alam Liar Profesional)
b.  Don Hasman** (Fotografer dan Penulis)
c.   Swiss Winnasis (PEH Taman Nasional Baluran)

** masih dalam konfirmasi

LOKASI LOMBA

Dibagi dalam jalur-jalur pengamatan yang terdiri dari 3 lokasi:

1. Bekol-Bama dan sekitarnya
2. Sepanjang Sungai Bajulmati
3. Lembah Gunung Baluran/Kacip (khusus untuk kategori fotografi).

CATATAN PENTING

1. Semua peserta harus sudah datang di Batangan (kompleks kantor TN Baluran) selambat-lambatnya pada tanggal 26 Juni 2013 pukul 08.00 dan melakukan registrasi. Rundown acara menyusul
2. Setelah registrasi dilanjutkan briefing singkat tentang teknis pemberangkatan peserta ke Bekol dan Kacip.
3. Pukul 10.00 semua peserta yang fotografi yang ke Kacip akan diberangkatkan dari Bekol.
4. Tim yang datang terlambat melakukan registrasi akan beresiko terlambat pada sesi pemberangkatan ke Kacip (fotografi) dan harus berkoordinasi secepatnya dengan panitia.
5. Peserta yang membawa kendaraan pribadi diperbolehkan digunakan untuk mobilisasi dari Batangan sampai Bekol. Keamanan kendaraan di luar tanggung jawab panitia.

FASILITAS

1. Personal Use:

-   Kaos
-   Competition Kit (notebook, alat tulis, ID card)

2. Fasilitas di lokasi:

-    Lokasi tenda yang luas
-    Air bersih untuk minum dan MCK
-    Colokan listrik (hanya untuk ngecas HP dan bateray kamera)
-   Truck jemputan dari stasiun Ketapang ke Batangan pada tanggal 25 April 2013 malam.
-    Transportasi Batangan-Bekol PP
-    Petugas kesehatan

KONTRIBUSI DAN PENDAFTARAN

1. Kontribusi untuk lomba pengamatan burung dan artikel sebesar Rp. 150.000/ tim
2. Kontribusi untuk lomba fotografi sebesar Rp. 300.000/ orang

Uang kontribusi bisa langsung dikirim ke Bank mandiri  cabang Banyuwangi, a.n Siti Juwariah dengan no rekening 900-001295289-2. Kirimkan bukti transfer dan form pendaftaran ke alamat email panitia baluranbirding@gmail.com dengan SUBYEK: DAFTAR_PENGAMATAN BURUNG_[NAMA TIM]_[NAMA INSTANSI] untuk lomba pengamatan burung dan penulisan artikel; dan DAFTAR_FOTOGRAFI_[NAMA PESERTA] untuk lomba fotografi.

Pendaftaran ditutup selambat-lambatnya sampai tanggal 20 Juni 2013 dan atau setelah kuota peserta terpenuhi. Kuota lomba pengamatan burung dan penulisan artikel adalah 70 tim, dan kuota lomba fotografi adalah 50 orang.

SEGALA MACAM PERUBAHAN ATAU PERKEMBANGAN INFORMASI AKAN KAMI SUSULKAN MELALUI GRUP FACEBOOK DAN ATAU MELALUI WEBSITE RESMI TAMAN NASIONAL BALURAN. JADI JANGAN LUPA UNTUK TERUS MENGIKUTI PERKEMBANGAN LEBIH LANJUT

Did you like this? Share it:

Majalah Ekspedisi Biolaska 2012 Edisi Kacip

Cover majalah ekspedisi biolaska 2012

Pengantar

Dapur redaksi FOBI menerima kiriman sebuah majalah. Karya dari rekan-rekan Bioders Biolaska Universitas Islam Negeri Yogyakarta, yang merangkum hasil kegiatan ekspedisi mereka di lembah Kacip. Menarik dan layak diapresiasi.

***

Inilah kisah perjalanan kami ke Kacip, Taman Nasional Baluran, di penghujung 2012. Dari sebuah tanah antah-berantah yang terkucilkan.

Perjalanan ini kami kemas dengan tajuk eksplorasi biodiversitas. Bermodal semangat persahabatan dan kekompakan, kami rela tujuh hari mengucilkan diri. Sungguh tak terasa dan mungkin sudah biasa kalau hanya tujuh hari. Dan sebenarnya, tujuh hari bukanlah waktu yang lama. Kami merasa masih banyak yang terlewatkan.

Selama ekspedisi ini kami banyak sekali menemukan peristiwa menarik dan jenis-jenis wow. Temuan jenis burung baru untuk Kacip dan termasuk perilakunya menjadi atraksi tersendiri. Tak bosan mata dibuatnya. Belum lagi kisah tentang kemiri. Lalu, bagaimana tentang kupu-kupunya?

Peristiwa lain mulai dari dagelan Cak Kartolonya Baluran yang tiap malam membuat kami sakit perut karena tertawa. Atau mungkin rintihan wanita di malam hari menarik?

Itu hanya sebagian. Banyak sekali cerita, pengalaman, pelajaran atau mungkin cara penghormatan kepada alam yang ingin banyak kami bagi walaupun belum semuanya kami tulis di sini. Tapi inilah cicilan cerita kami. Sangat lama kami memimpikan majalah ini dan ternyata setelah ini semua selesai terasa lega seperti udun mbledos (bisul pecah).

Walaupun sangat sederhana, simpel dan mungkin terkesan seperti bualan-bualan, tapi dengan inilah kami mencoba berbagi ala kadarnya. Semoga ini bukan akhir dari segala penjelajahan, impian dan karya yang ingin kami buat. Monggo dinikmati.

Biolaska

UNDUH MAJALAH DI SINI

Did you like this? Share it:

Hutan di Kala Malam

Suasana hutan tepian Sungai Sekonyer.

Suasana hutan tepian Sungai Sekonyer, Taman Nasional Tanjung Puting. Seketika malam, tempat ini menjadi ruang pesta para satwa nokturnal.

Hutan di kala malam adalah sebuah ruang pesta. Berlangsung di sepenggalan waktu yang khusus diperuntukkan bagi satwa nokturnal, para penghuni setia kegelapan.

Maka, dalam tiap kesempatan blusukan, saya seperti terobsesi untuk selalu hadir. Rasanya tidak ingin saya melewatkan satu hari pun tanpa blusukan di malam hari. Sayang bila tidak menyempatkan hadir dalam pesta perayaan itu, termasuk saat berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting akhir tahun lalu.

Bang Bain di aksi panggung Polypedates colletti

Bang Bain di aksi panggung Polypedates colletti

Selama beberapa perayaan malam di sana, saya hadir ditemani Bang Bain– demikian saya memanggil pria gondrong itu. Sebagai salah satu pemandu wisata alam Tanjung Puting, ia sangat mengenal seluk-beluk hutannya. Kami pun turut bersuka cita, larut dalam pesta.

Tidak ada target berjumpa siapa. Meskipun, sebenarnya ingin juga saya berjumpa dengan Tarsius bancanus atau berbagai jenis burung hantu. Namun, keinginan bisa menemui mereka seperti berharap bertemu artis pujaan. Sulit. Kami hanya sempat melihat sejenis celepuk (Otus sp) yang sedang bertengger tenang. Namun begitu lensa panjang terpasang, celepuk itu menghilang. Belum rejeki. Baca selanjutnya…..

Did you like this? Share it:
Page 1 of 1712345»...Last »