Bhinneka Flora Fauna
Mendengar nama Indonesia, yang terbersit dalam benak orang adalah satu kawasan yang memiliki keanekaragaman yang luar biasa. Suatu negara yang terdiri dari puluhan ribu pulau, ratusan juta penduduk dengan beratus bahasa dan budayanya. Oleh leluhurnya, kekayaan plurasime ini disatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda-beda tetapi tetap satu, Unity in Diversity.
Kekayaan lain yang tak kalah dahsyatnya adalah keanekaragaman hayati. Tengok saja data kehati dunia yang dikompilasi oleh UNEP World Conservation Monitoring Centre (WCMC). Indonesia menempati peringkat nomer satu di kawasan Asia Tenggara. Di tingkat dunia, posisi kehati Indonesia baru ‘kalah’ oleh negara-negara Amerika Selatan khususnya Brasil. Namun itu pun tidak secara total, hanya pada point-point tertentu saja. Angka kekayaan kehati Indonesia akan semakin melejit jika ditambahkan data kelompok takson yang lain. Sebut saja Ikan, Kupu-kupu, Capung, Laba-laba, dsb.

Data biodiversitas beberapa negara
Keterangan:
T: Total - E: Endemik
ID: Indonesia - MY: Malaysia - TH: Thailand - MM: Myanmar - VN: Vietnam - LA: Laos - BN: Brunei - PH: Filipina - KH: Kamboja - SG: Singapura - BR: Brasil - AU: Australia - PG: Papua Nugini
Disisi lain, kebanggaan atas kekayaan kehati ini diiringi juga dengan rasa keprihatinan. Indonesia juga menempati peringkat nomer satu dalam hal jumlah jenis yang terancam. Memang bisa saja orang memaklumi karena dengan modal jumlah yang tinggi sudah tentu proporsi tingkat ancamannya juga ikut tinggi. Namun hal ini tidak bisa menjadi alasan pembenaran untuk berdiam diri.

Data tingkat keterancaman jenis
Sudah banyak upaya yang dilakukan untuk mempertahankan kekayaan biodiversitas Indonesia. Ratusan studi sudah dilakukan oleh para peneliti ahli. Ratusan kebijakan sudah ditetapkan oleh para pemimpin. Namun pacuan antara perlindungan dan ancaman nampaknya semakin cepat saja.
Rakyat yang nota bene juga memiliki hak atas kekayaan kehati ini, sudah tentu memiliki andil kewajiban untuk ikut melestarikannya pula. Lalu apa yang bisa dilakukan oleh seorang rakyat? Banyak. Kalau hanya mampu memberikan data, berikan. Kalau mampu mengolah fakta, lakukan. Kalau mampu mengambil tindakan, kerjakan.
Dalam hal ini lah, FOBI mencoba untuk menempati satu relung kecil, memberi andil dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Sumbangan foto-foto, catatan pengamatan, diskusi anda semua, pada saatnya akan memberi dampak nyata bagi pelestarian kehati kita.
Seiring dengan ulang tahun kemerdekaan negara Indonesia ke-65 ini pula, kita tidak lagi sedang melakukan lomba balap karung. Namun lomba berpacu dengan ancaman hilangnya keanekaragaman hayati Indonesia.
Dirgahayu negeriku, lestari kehatiku, sejahtera bangsaku. Merdeka !
Ditulis oleh : Kang Bas



M.E.R.D.E.K.A. !!!!!
semoga dengan bertambahnya umur bangsa ini semakin bijak juga mengelola keanekaragaman hayati nya.
Judulnya mengguggah banget. Bagaimana kalau itu jadi slogan FOBI, Pak? hehehe… Usul, dengan sedikit tambahan, “FOBI, Bhinneka Flora Fauna Nusantara”
Salam
waaa apik banget usulne mayor imam. setuju!!! merdeka!!!
Salam.
Sy br register di web ini, baru sebentar ada banyak info yg bs dipelajari. indonesia mmg kaya akan keanekaragaman hayatinya, sayang kt ga sadar dan bertindak yg mengancam kelestariannya. Sy tinggal di pedalaman papua-barat, tptnya kepulauan rajaampat. Mgkn nanti sy akan banyak tanya seputar info biodiversity yg sy alami disini.
THX
@Marthyn
Salam kenal dan selamat bergabung Bung Marthyn, dari kawasan surga biodiversitas Raja Ampat
Silahkan menulis di forum, bebas saja, mau pertanyaan, cerita, apa saja…
Padi adalah makanan pokok kita namun perhatian thd plasma - nutfah varietas - varietas padi lokal masih minim, hingga banyak var. lokal yang dah hilang; mudah2an masih ada yang peduli sebelum keburu punah. Salam.